Gilang Adji Yusmanda
i like what i do, and i don't care if other people don't like it. and i love mangifera marsya :)
Hari Ulang Tahun IBU... ∞


Disuatu kampung tinggalah seorang anak dan ibunya. Mereka hanya tinggal berdua saja krna sang ayah telah meninggal dunia saat anak tersebut masih bayi. Sebut saja anto, anto adalah tipe anak yg giat belajar dan tidak kenal putus asa. Ia ingin bercita" ingin menjadi seorang pengusaha yg kaya di kemudian hari.
singkat cerita, cita cita anto pun terwujud ia menjadi pengusaha yang sukses dan kaya raya di luar kota, sebut saja kota itu adalah jakarta. Satu tahun dua tahun hubungan anto dengan ibunya sangat baik, anto sering pulang ke kampung untuk memberi uang kepada ibunya.
Tpi suatu hari, anto pun meras bosan untuk mondar mandir jakarta ke kampungnya krna itu cukup jauh dan memakan waktu lama. Dia hanya sibuk dengan urusan kantor, dan sibuk mencari uang untuk dirinya sendiri. Tapi sang ibu tidak berfikir negatif kepada anaknya, ia selalu terus menerus mendoakan anaknya yg telah melupakan dirinya
Suatu hari urusan dikantornya sangat sibuk, kerjaan menumpuk dikantor, apalagi dirumah. Dia pun menjadi lebih kasar dan agresif terhadap orang" dibwahnya krna hal tersebut. Berbeda Saat dikampung dlu, ia sangat akrab sekali dengan warga kampung, ia pun sering ikut bergotong royong bersama warga lain di kampung itu.
Saat itu pula anto ingat bahwa hari ini ibunya berulang tahun. Tetapi untuk menelfon ibunya saja tidak ada waktu, apalagi harus pulang kerumah itu sangat amat tidak mungkin dilakukannya. Ibunya mulai merasa ada yg aneh dengan anto. Hari itu juga pulang kerja anto merasa kesal krna abis dimarahi atasan kerjanya.
Di perjalanan menuju rumah, ia berjumpa dengan seorang anak pengemis yg meminta sedikit uang kepada anto, krna kendaran saat itu macet anto harus menunggu lampu merah cukup lama dan memberi uang saat anak itu menghampirinya. Anak itu meminta uang kepada anto dan antopun mengasihnya..
Keesokan hari saat anto ingin membeli bunga buat seorang perempuan yg ingin ia jadikan sebagai istiri, ia berjumpa lgi dengan anak pengemis itu, anak itu ingin juga membeli bunga untuk ibunya. Setelah selsai membeli, hujan lebat pun turun dan menghambat anak itu untuk menemui ibunya. anak kecil itupun termenung meratapi hujan yg tak kunjung reda.
Melihat anak itu hanya diam, anto menanyakan dimana anak itu tinggal, trnyata ia ingin pulang ke daerah kemayoran. Anto pun mengajak anak tersebut pulang bersamanya krna searah dengan jalan menuju rumahnya.
"Sedikit lgi sampai kak", kata anak itu. Anto hanya diam dn bingung krna didepannya hanya jalan kecil menuju kuburan. "Kita mau kmna? Rumah kmu bukan dikuburan kan?" Anto bertanya pada anak itu. "Udh kakak ikut aja yaa bntar lagi sampai kok", jawab anak itu meyakinkan kan anto yg semakin bingung.
Saat sampai di pemakaman anto dan anak kecil td turun dan membawa bunga mawar yg sangat indah. Anto mengikut anak tersebut jalan melewati makam demi makam. Krna perasaan anto yg gelisah ia pun berhenti dn berkata "dmna ibumu?"
Anak itu berhenti kira" 2 meter didepannya dn dengan tegar menjawab "ini ibuku kak, hari ini ia berulang tahun, aku sengaja membelikannya bunga mawar krna waktu masih ada ia sangat senang dengan bunga mawar".
Mendengar kalimat itu antopun lemas dan jatuh berlutut didekat anak itu dan meneteskan air mata. Ia sangat menyesal krna tidak mengucapkan selamat ulangtahun kepada ibunya. Ia memeluk anak laki" kecil itu sambil menangis. Ia sangat amat menyesali perbuatannya.
Setelah beberapa menit, ia pamit pulang kepada anak kecil itu. Antopun bergegas menemui ibunya dikampung dn ingin meminta maaf yang sebesar besarnya krna ia telah durhaka kepada ibunya.

gilang

Sabtu, 11 Agustus 2012 @ 08.39